Sabtu, 09 Juni 2012

Indonesia Negara 1000 Duplikat

Indonesia adalah salah satu negara yang masyarakatnya multi kultural dan negara berpulau. Nagara yang penduduknya 95 persen beragama islam, walaupun yang taat beragama hanya sekian persen. Akan tetapi indonesia termasuk salah satu negara yang berpenduduk terbesar dunia dan terletak di garis katulistiwa yang mempunyai dua musim.
Indonesia termasuk negara yang berkembang sekaligus negara yang ramah terhadap para pengunjung, pemandangan di indonesia sudah diketahui oleh negara lain, sehingga banyak yang berkunjung keindonesia untuk berlibur atau kuliner.
Indonesia mempunyai banyak kelebihan hampir dari segala segi, terutama mengenai HAM. Masalah Hak Asasi Manusia di indonesia bukan didasarkan pada HAM Agama melainkan Ham yang di terima dari negara Komunis dan negara Amerika. Padahal dalam islam HAM itu sudah tepat dan sangat tepat diterapkan di indonesia, akan tetapi kita terlalu takut dengan Amerika Serikat sehingga ajaran agama yang dipraktekkanpun melanggar HAM, contoh orang tua kadang mencubit atau sekedar memberi sanksi bersifat keras sudah melaggar HAM dan banyak yang lainnya. Banyak orang berkata HAM yang diterapkan di indonesia hampir seluruhnya diambil dari Barat.
Selanjutnya indonesia termasuk salah satu negara kaya budaya, akan tetapi kurang untuk membudidayakannya. Sehingga banyak kita saksikan di televisi kususnya mengenai budaya tarik suara. Ketika di negara lain maju mengenai boy band kita juga ikut cimplung mempraktekkannya di indonesia. Ketika negara lain membuat kompotesi lagu berupa IDOL kita juga IDODOL, dengan kata lain negara kita indonesia adalah negara 1000 Duplikat.
Ada juga yang membuat suatu acara hasil dari pemikiran anak bangsa, tetapi sangat minim dan kebanyakannya adalah Copy Paste dari luar. Karena duplikat dari negara lain maka kemajuan satu negara akan berjalan ditempat sampai kapanpun. Orang tidak lagi mengenal yang mana budaya Indonesia.
Identitas kita selaku bangsa melayu dan budaya ketimuran hilang lantaran duplikat, banyak anak bangsa mengetahui hal ini, akan tetapi mereka tidak bisa berbuat banyak lantaran banyak yang lainnya mengejar materi semata. Soal kualitas belakangan, soal menghasilkan Fulus didepan.
Maka negara kita indonesia dimasa yang akan datang terus mengcopy kepunyaan orang lain. Tidak tetap pendirian, malas berpikir, bosan dalam Inovasi.
Lihatlah Senetron Kita, banyak manfaat bagi bangsa , atau sebaliknya makin membuat anak bangsa bodo dan ketinggalan Zaman dalam pendidikan karena lalai dengan Senetron yang kurang berbobot. Yang dipertontonkan hanyalah materi, Sex, dan kebebasan, kurang mengandung pendidikan.
Kalau kita selusuri di TV, tayangan yang berupa nasehat dan pendidikan Agama, ditayangkan pada jam 3 Malam, jadi siapa yang toton.
Kemabali kesoal duplikat. Boleh anda perhatikan dan saksikan betul apa tidak dengan pendapat saya,, bahwa negara kita adalah negera 1000 duplikat..

0 komentar:

Posting Komentar

komen disini