Senin, 04 Juni 2012

Tekhnologi Israil Hanya mitos

 Fiqhislam.com - Beberapa waktu lalu, Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Pertahanan (Kemenhan), Brigjen Hastind Asrin, menyatakan bahwa pemerintah menjatuhkan pilihan untuk membeli pesawat tanpa awak (Unmanned Aero Vehicle-UAV) buatan Israel, karena kecanggihan teknologinya. 
 Bahkan, dia membandingkan dengan buatan Iran. "Dia sangat mengagumi kecanggihan teknologi Israel sebagai yang terhebat di dunia," kata Presidium Medical Emergency Rescue Commitee (Mer-C), Joserizal Jurnalis, dalam pesan singkatnya, Jumat (3/2).

Bahkan, lanjutnya, ketika pesawat mata-mata tanpa awak yang tercanggih Amerika Serikat (AS) berhasil ditangkap dengan cara 'dituntun' oleh Iran untuk mendarat di wilayah Iran, Hastind menyatakan bahwa pesawat itu jatuh sendiri. "Saya melihat bahwa Hastind kurang banyak berada di medan perang, jadi terlihat pembelaannya terhadap superioritas Irael melampaui akal sehat dan fakta di lapangan."

Dia menjelaskan, ketika perang Gaza tahun 2009, pemimpin zionis Israel, Benjamin Netanyahu, berjanji ke pemerintahan Bush bahwa dia akan mengalahkan Hamas dalam tiga hari. Namun, kenyataannya, setelah perang selama 22 hari, Hamas tidak kalah.

Dalam kunjungan Joserizal ke daerah Jabalia, dia juga melihat, lima tank Israel yang hancur. Belum di front yang lain. Setelah perang berakhir, Hamas kehilangan serdadu 48 orang. Korban dari pihak Israel diperkirakan lebih. "Bagaimana cara menghitungnya? Kalau tank yang hancur memuat lima orang awak, lalu dikalikan dengan tank yang hancur di Jabalia, belum yang tewas terkena sniper," rincinya.

Tank yang digunakan Israel adalah Merkava yang digadang-gadang oleh Israel sebagai tank tercanggih di dunia. Pada perang selama 34 hari antara Hizbullah melawan Israel di Lebanon Selatan tahun 2006, kata dia, Israel secara militer kalah.

Tank mereka banyak yang hancur, begitu juga dengan kapal elektronik Israel yang katanya juga sangat canggih, terbakar dihantam rudal Hizbullah setelah diberi tembakan elektronik tipuan. Lalu, tambah Joserizal, beberapa pesawat Drone Israel yang berhasil ditembak jatuh. "Dunia ini tidak seperti yang dibayangkan. Ini baru sebagian fakta lapangan yang saya ungkapkan," cetus spesialis tulang dan traumatologi ini.

Related Posts:

  • Inilah Alasan Amerika Takut menyerang Iran TEMPO.CO, Jakarta - Adam Lowther, analis Pertahanan Amerika Serikat, mengemukakan tujuh alasan pertimbangan AS tidak menyerang Iran. Ini tujuh alasan dari anggota analis pertahanan AS di Universitas Angkatan Darat Ameri… Read More
  • Amerika dan Israil Negara Penipu IslamTimes - Seorang analis mengatakan " Perubahan Rezim " diperlukan di Amerika Serikat dan Israel untuk menghentikan "kejahatan perang atas nama hak asasi manusia" di Suriah yang pada kenyataannya bertujuan u… Read More
  • Amerika Pelanggar HAM Paling Ngeri didunia Piagam hak asasi manusia menekankan bahwa seluruh manusia terlepas dari warna kulit, kebangsaan, dan agama, memiliki hak yang sama. Dalam kondisi yang tidak adil, hak-hak sebagian orang pasti akan terkorbankan dan terl… Read More
  • Tekhnologi Israil Hanya mitos  Fiqhislam.com - Beberapa waktu lalu, Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Pertahanan (Kemenhan), Brigjen Hastind Asrin, menyatakan bahwa pemerintah menjatuhkan pilihan untuk membeli pesawat tanpa awak (Unm… Read More
  • BBC Media Pembohong opini Dunia Kembali, media BBC Inggris tertangkap basah dan tanpa malu-malu mencoba membuka jalan dan menjual harga murah penyerangan tentara NATO ke Suriah. Dengan menggunakan foto lama anak-anak Irak yang meninggal dunia tahun 2… Read More

0 komentar:

Posting Komentar

komen disini